Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Sungai Citarum Karawang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
JURNAL PPWI KARAWANG -
JURNAL PPWI KARAWANG | Karawang – Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan remaja berusia 14 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citarum, wilayah Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
Korban diketahui bernama Sadan (14), warga Gang Puskesmas Wanasepi RT 02/10, Kelurahan Tunggakjati. Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, saat berenang bersama sejumlah temannya di Sungai Citarum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terseret arus sungai hingga menghilang dari permukaan air. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas sehingga dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Selama proses pencarian, tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR milik BPBD Karawang dan Basarnas dengan teknik blender dan jangkar, serta memperluas area pencarian hingga ratusan meter dari titik korban terakhir terlihat. Patroli darat juga dilakukan sepanjang malam oleh warga bersama petugas.
Pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 06.10 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Karawang menerima informasi dari Satgas BPBD Karawang mengenai penemuan sesosok jenazah di aliran Sungai Citarum. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi.
Sekitar pukul 06.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Proses identifikasi dilakukan oleh pihak keluarga yang memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Sadan, korban yang selama ini dicari.
Dalam keterangannya, Tim SAR menyampaikan, "Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil identifikasi, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan benar merupakan korban dalam pencarian. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka."
Setelah korban berhasil ditemukan dan diidentifikasi, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing dan evaluasi operasi pada pukul 07.00 WIB. Operasi SAR kemudian resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebanyak 46 personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi pencarian, di antaranya Basarnas Unit Siaga Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, Satpolairud, aparat Kecamatan Karawang Barat, aparatur Kelurahan Tunggakjati, BAZNAS Karawang, relawan SAR, serta sejumlah organisasi kebencanaan lainnya.
BPBD Kabupaten Karawang mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
"Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, aparat pemerintah, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai," demikian disampaikan dalam laporan resmi operasi SAR.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama pada anak-anak dan remaja, mengingat arus Sungai Citarum dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan keselamatan.
TANG SP

Komentar via Facebook