Momentum Kunjungan Kesbangpol, MIO Karawang Siap Tancap Gas Perkuat Sinergi
JURNAL PPWI KARAWANG -
Langkah penertiban administrasi organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Karawang semakin serius.
Pemerintah daerah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus bergerak memastikan setiap ormas terdata, tertib, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Teranyar, Kepala Bidang Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Karawang, Aep Syaepudin, turun langsung menyambangi Sekretariat Media Independen Online (MIO) Indonesia Pimpinan Daerah Kabupaten Karawang, Kamis (30/4/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat bahwa pemerintah ingin membangun komunikasi aktif dengan organisasi di lapangan.
Aep menegaskan, pendataan ormas merupakan amanat regulasi yang tidak bisa ditawar. Mengacu pada Permendagri Nomor 56 Tahun 2016 serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013, setiap organisasi wajib melaporkan keberadaannya sebagai bentuk transparansi sekaligus pijakan pembinaan.
“Setiap ormas wajib melaporkan keberadaannya. Ini penting agar bisa terpantau dan benar-benar memberikan manfaat, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat,” tegas Aep.
Ia juga memastikan bahwa proses pendaftaran MIO Indonesia Kabupaten Karawang berjalan mulus dan kini tengah memasuki tahap administrasi. Hal ini menjadi langkah awal menuju legalitas yang lebih kuat bagi organisasi media tersebut.
Di sisi lain, Ketua MIO Indonesia PD Kabupaten Karawang, Mardiman Ujung, menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Kesbangpol sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap eksistensi organisasi media lokal.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Meski sempat tertunda, akhirnya bisa terlaksana hari ini,” ujarnya.
Yang menarik, kunjungan tersebut justru bertepatan dengan ramainya aktivitas di sekretariat. Sejumlah tokoh penting hadir secara bersamaan, mulai dari anggota DPRD Karawang, dewan pembina, budayawan, hingga jajaran Forum Masyarakat Peduli Desa. Momen ini seolah menjadi titik temu berbagai elemen dalam satu ruang kolaborasi.
“Tanpa direncanakan, banyak tokoh hadir bersamaan. Ini kami anggap sebagai berkah sekaligus momentum kebangkitan organisasi,” tambah Mardiman.
Selama ini, Sekretariat MIO dikenal aktif menjadi ruang diskusi lintas kalangan. Dari komunitas, aktivis, hingga tokoh pergerakan, semua berkumpul membahas gagasan dan merancang kolaborasi.
Fokusnya jelas: membangun sinergi antara pengusaha media, jurnalis, dan para pemangku kepentingan.Kini, dengan dorongan legalitas dan perhatian pemerintah, MIO Karawang bersiap melangkah lebih jauh.
“Harapannya, dari sini lahir kolaborasi nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial—melainkan penanda bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi media di Karawang mulai memasuki babak baru: lebih solid, lebih terarah, dan siap memberikan perubahan.
TANG SP

Komentar via Facebook