Diduga Kabur Usai Curi Motor, Pria Terjun ke Irigasi di Karawang dan Hilang, Tim SAR Lakukan Pencarian



JURNAL PPWI KARAWANG - 

Seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke saluran irigasi di wilayah Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Hingga Sabtu (25/4/2026) sore, korban belum berhasil ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Peristiwa tersebut bermula pada Jumat malam (24/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Jalan Raya Irigasi Perumahan CKM, Desa Bengle. Insiden ini diduga berkaitan dengan upaya penipuan atau pencurian sepeda motor dengan modus transaksi jual beli secara langsung (COD).

Berdasarkan laporan, pelaku yang berpura-pura menjadi pembeli meminta izin untuk melakukan uji coba kendaraan sepeda motor jenis Honda Genio milik korban. Namun, saat diberi kesempatan, pelaku justru membawa kabur motor tersebut.

Korban yang menyadari kejadian itu langsung melakukan pengejaran hingga ke pertigaan Jalan Raya Irigasi CKM. Di lokasi tersebut, pelaku diduga terjatuh, kemudian melarikan diri ke arah saluran irigasi dan menceburkan diri ke dalamnya.

“Pelaku sempat terjatuh saat dikejar, kemudian langsung berlari ke arah irigasi dan melompat ke dalam air. Setelah itu tidak terlihat lagi,” ujar salah satu saksi, Kidik Supriatna, Sabtu (25/4/2026).

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kecamatan Majalaya langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.

Koordinator lapangan TRC BPBD Karawang menyampaikan bahwa pencarian telah memasuki hari pertama dengan melibatkan tim SAR gabungan.

“Kami melakukan pencarian dengan membagi tim menjadi dua SRU. SRU pertama menggunakan perahu Basarnas dengan teknik penyisiran dan blender di titik terakhir korban terlihat, sementara SRU kedua dari BPBD melakukan penjangkaran dan penyisiran hingga ke jembatan jalan baru,” ungkapnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Unit Siaga SAR Karawang, BPBD Karawang, Polsek Majalaya, Polairud, PMI, serta relawan dan masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang digunakan dalam operasi ini meliputi dua unit perahu LCR masing-masing dari Basarnas dan BPBD, serta satu unit ambulans dari PMI.

Hingga saat ini, korban yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun tersebut masih dalam pencarian. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pencarian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan transaksi jual beli secara langsung dan segera melaporkan jika menemukan informasi terkait kejadian tersebut.

TANG SP