Camat Cikampek Pimpin Patroli Penertiban di Flyover, Sasar Anjal hingga Waria
JURNAL PPWI KARAWANG -
Karawang – Pemerintah Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, menggelar patroli penertiban di kawasan Flyover Cikampek pada Kamis (2/4/2026) sore. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Cikampek, Adi Firmansyah, SH., MM, didampingi Kasi Trantib Ade Saprudin, SE.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dilakukan di tengah kondisi hujan gerimis yang menyelimuti kawasan Flyover Cikampek, yang dikenal sebagai salah satu titik aktivitas masyarakat dengan mobilitas tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cikampek Ari Maulana, SKM., MM, Kasubag Program Aang Khoerul Hak, Amd Kep., Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi Rizki Makmur Ibrahim, S.Kom., perwakilan LPM Cikampek Kota, Karang Taruna, Satlinmas Desa Cikampek Kota dan Dawuan Timur, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.
Camat Cikampek Adi Firmansyah mengatakan bahwa patroli ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), serta kelompok waria yang dinilai meresahkan di area tersebut.
“Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di kawasan Flyover Cikampek yang menjadi pusat aktivitas warga,” ujar Adi Firmansyah di sela kegiatan.
Ia menambahkan, sasaran utama patroli kali ini adalah kelompok waria yang kerap berkumpul di bawah flyover. Namun, saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan aktivitas seperti yang dilaporkan sebelumnya.
“Saat kami datang ke lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul, kondisi terpantau sepi. Diduga informasi kedatangan petugas sudah lebih dulu diketahui,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga menyebutkan bahwa kelompok tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya Demak, Bali, Kebumen, Sulawesi, Sukabumi, hingga Cikarang.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan adanya aktivitas lain yang dilakukan di lokasi tersebut, termasuk dugaan konten media sosial.
“Katanya mereka juga bikin konten TikTok di sini, bahkan bisa menghasilkan uang hingga jutaan rupiah,” ujarnya.
Selain di Flyover Cikampek, warga juga menyebut beberapa titik lain yang kerap dijadikan tempat berkumpul, seperti kawasan Kamojing dan Kebun Kembang Cikampek. Aktivitas tersebut disebut mulai terlihat sejak hari Minggu sekitar pukul 13.00 WIB.
Pemerintah Kecamatan Cikampek menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin guna menjaga ketertiban serta merespons keluhan masyarakat.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” tutup Adi Firmansyah.
TANG SP

Komentar via Facebook