Pengunjung Garden Water Park Pucung Meningkat Saat IdulFitri, Namun Belum Kembali ke Masa Ramai
JURNAL PPWI KARAWANG -
Karawang – Objek wisata Garden Water Park yang berlokasi di Dusun Krajan RT 03 RW 03, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, masih menjadi pilihan warga sekitar untuk mengisi libur Hari Raya IdulFitri.
Meski terjadi peningkatan jumlah pengunjung, pihak pengelola menyebut lonjakan tersebut belum sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Pengelola Garden Water Park, Ibu Tuti, mengatakan bahwa suasana libur Lebaran tahun ini berjalan relatif normal tanpa adanya peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.
“Ya biasa saja, tidak ada peningkatan yang berarti. Hari raya juga kondisinya hampir sama seperti hari-hari biasa,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, pihak pengelola tidak memberlakukan kenaikan harga tiket selama momen Idulfitri. Harga tiket masuk tetap disamakan baik pada hari biasa, akhir pekan, maupun saat hari raya.
“Dari hari biasa sampai hari raya, semuanya sama. Tiket tetap Rp35 ribu, untuk anak-anak juga sama, tidak ada kenaikan,” kata Tuti.
Meski tidak ada perubahan tarif, jumlah pengunjung memang mengalami sedikit peningkatan saat libur Lebaran. Namun, jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, angka kunjungan justru mengalami penurunan.
“Kalau hari raya memang ada peningkatan, tapi kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekarang justru menurun. Dulu bisa sampai ribuan, sekarang sampai 500 pengunjung saja sudah alhamdulillah,” ungkapnya.
Garden Water Park sendiri beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Mayoritas pengunjung yang datang berasal dari wilayah sekitar Cikampek dan desa-desa terdekat.
“Sekarang pengunjung kebanyakan dari sekitar sini saja, warga Cikampek. Dari luar kota hampir tidak ada,” jelas Tuti.
Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi turunnya jumlah pengunjung adalah semakin banyaknya kolam renang dan tempat wisata serupa yang bermunculan di wilayah Karawang dan sekitarnya.
“Sekarang saingannya banyak, kolam renang juga makin banyak, jadi pengunjung terbagi,” katanya.
Garden Water Park mulai beroperasi sejak tahun 2018 dan merupakan usaha milik keluarga.
Pengelolaan operasional sehari-hari ditangani langsung oleh Ibu Tuti, sementara kepemilikan berada di tangan kakaknya, Hj. Lela.
Ke depan, pihak pengelola berharap jumlah pengunjung dapat kembali meningkat seperti masa awal berdiri.
“Harapannya sih pengunjung bisa lebih banyak lagi, seperti dulu. Tapi ya sekarang kondisinya masih seperti ini,” pungkasnya.
TANG SP

Komentar via Facebook