Muspida Karawang Tinjau Stasiun, Terminal, dan Pasar Cikampek: Bupati Aep Tegaskan Penataan Total Dimulai 2026



JURNAL PPWI KARAWANG - 

Karawang – Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Karawang melakukan kunjungan lapangan ke Stasiun Cikampek, Terminal Cikampek, dan Pasar Cikampek pada Selasa (09/12/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepulloh, SE, bersama Kapolres Karawang, Dandim Karawang, Plt Camat Cikampek, ,Polsek Cikampek,Danramil Cikampek,Kasatpol PP, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, dan Kadis Perindag.

Audiensi dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB, membahas dua agenda besar: penertiban bangunan liar di area emplasemen Stasiun Cikampek yang akan dialihfungsikan menjadi pedestrian, serta progres rencana pengoperasian KRL di wilayah Karawang–Cikampek.

Penataan Kawasan Dimulai Awal 2026

Dalam keterangannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh menegaskan komitmen Pemkab untuk melakukan penataan besar-besaran di wilayah Cikampek.

“Siap-siap, Cikampek akan segera kami rapikan. Penataan kawasan akan dimulai awal tahun 2026. Tidak boleh ada lagi bangunan liar yang mengganggu estetika dan kenyamanan,” tegas Bupati Aep.

Pada rapat 4 Desember lalu bersama seluruh kepala OPD terkait, Pemkab telah mengeluarkan beberapa keputusan penting mengenai penataan Cikampek. Salah satunya adalah pengaktifan kembali Terminal Cikampek sebagai pusat angkot dan Elf, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang mangkal di bawah flyover.

“Kami ingin mengurai kemacetan dan kesemrawutan di bawah jembatan Cikampek. Terminal harus kembali difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan.

Bangunan liar di sekitar emplasemen stasiun juga akan dibongkar dan area tersebut akan dijadikan pedestrian yang ramah pejalan kaki. Para PKL akan direlokasi ke titik yang lebih tertata dan representatif.

Konektivitas KRL Jadi Prioritas

Dalam audiensi, Muspida juga membahas proyek konektivitas untuk mendukung rencana pengoperasian KRL Karawang–Cikampek. Pemerintah menargetkan seluruh akses pendukung sudah siap pada 2026.

Kerja sama lintas lembaga seperti DJKA, DPRK, dan OPD teknis menjadi kunci utama kelancaran program tersebut.

“Kami memastikan seluruh rute akses menuju stasiun siap mendukung kehadiran KRL. Ini momentum besar bagi masyarakat Karawang,” kata Kepala Bappeda.

Underpass Cikampek Akan Dibangun

Selain itu, rencana pembangunan underpass juga menjadi topik pembahasan. Saat ini, Pemkab masih menunggu finalisasi Detail Engineering Design (DED) agar konstruksi bisa segera dimulai.

“Underpass sangat penting untuk kelancaran lalu lintas dan konektivitas kawasan stasiun. Desainnya harus matang untuk memastikan keamanan pengguna,” jelas pejabat PUPR.

Penataan Pasar dan PKL Menjadi Fokus

Di Pasar Cikampek, Muspida menyoroti pentingnya pengelolaan pasar yang lebih tertib dan mendukung pedagang kecil. Penataan akan dilakukan menyeluruh termasuk perbaikan fasilitas, penertiban area jualan, serta relokasi PKL ke tempat yang lebih layak.

“Kami ingin pedagang kecil tetap bisa berdagang dengan nyaman, tapi area pasar juga harus tertata dan bersih,” ujar Kadis Perindag.

Deretan Proyek 2026 untuk Cikampek

Pemkab Karawang memastikan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun percepatan pembangunan di Cikampek. Sejumlah proyek besar akan direalisasikan, di antaranya:

Mall Pelayanan Publik (MPP)

Alun-Alun Cikampek

Taman Kecamatan Cikampek

Renovasi Plaza Cikampek

Revitalisasi Terminal dan kawasan stasiun

Penertiban total bangunan liar dan area komersial tidak berizin

“Penataan ini memerlukan kerja sama semua pihak. Kami ingin memastikan Cikampek menjadi lebih baik, tertib, dan nyaman untuk semua,” tutup Bupati Aep.

TANG SP