PKBM TSMD Cikampek Jalani Pembukaan Akreditasi 2025, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Masyarakat
JURNAL PPWI KARAWANG -
Karawang – PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Tim Suara Masyarakat Dauwan (TSMD) di Kecamatan Cikampek resmi memulai rangkaian Akreditasi Tahun 2025 pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan visitasi ini berlangsung di Kp. Pawarengan Irigasi, Desa Dawuan Tengah, sebagai tindak lanjut Surat Tugas Visitasi BAN-PDM Provinsi Jawa Barat Nomor 0691/BAN-PDMJABAR/TU/2025.
Acara pembukaan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Ketua Yayasan TSMD Ahmad Kusdani, S.H., Kepala PKBM TSMD Solehudin, S.I.P., Sekcam Cikampek mewakili Plt Camat Ade Sutardi, S.E., M.M., jajaran asesor BAN-PDM yakni Dr. Huriah Rachmah, M.Pd. dan Rini Pepa Wiratin, S.Si., M.T., perwakilan Dinas Pendidikan Karawang Endin Hasanudin, S.Pd., M.Pd., hingga mitra industri PT Pupuk Kujang serta Tim Katana Rescue Karawang.
PKBM Berprestasi dan Melayani 460 Peserta Didik
Dalam sambutannya, Kepala PKBM TSMD Solehudin menegaskan komitmen lembaga yang telah berdiri sejak 2005 tersebut untuk terus menghadirkan pendidikan alternatif berkualitas.
"Kami melayani 460 peserta didik dari paket A, B, dan C. Akreditasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan mutu layanan kami tetap sesuai standar nasional," ujarnya.
Ketua Yayasan TSMD, Ahmad Kusdani, S.H., juga menyoroti perjalanan lembaga tersebut yang pernah meraih predikat PKBM terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat pada 2018.
"Dukungan masyarakat, pemerintah desa, hingga para mitra membuat PKBM TSMD terus berkembang. Kami berharap hasil akreditasi ini semakin memperkuat keberadaan lembaga di tengah masyarakat," katanya.
Pentingnya Akreditasi untuk Peningkatan Mutu
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Endin Hasanudin, menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan non-formal.
"PKBM memiliki peran strategis. Lulusan PKBM memiliki hak dan kualitas yang setara dengan lulusan sekolah formal," jelasnya.
Sementara itu, Sekcam Cikampek mengapresiasi kinerja PKBM TSMD yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Pemerintah kecamatan mendukung penuh proses akreditasi ini. PKBM adalah wujud nyata pendidikan yang inklusif dan merangkul semua kalangan," ungkapnya.
Asesor: Penilaian Bersifat Objektif dan Membangun
Asesor BAN-PDM, Dr. Huriah Rachmah, menjelaskan bahwa visitasi dilakukan untuk melihat langsung kinerja institusi, mulai dari manajemen, proses pembelajaran, hingga hasil belajar peserta didik.
"Kami hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menilai secara objektif dan memberikan rekomendasi agar lembaga semakin maju," tuturnya.
Rangkaian Acara
Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil PKBM, diskusi mengenai peran pendidikan non-formal, hingga sesi peninjauan ruang belajar dan dokumen akreditasi oleh asesor.
Peserta juga mengikuti sesi foto formal dan informal untuk dokumentasi resmi visitasi.
Harapan ke Depan
Melalui proses akreditasi ini, PKBM TSMD berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang setara dengan pendidikan formal, sekaligus memberikan kesempatan pendidikan bagi warga yang membutuhkan alternatif pembelajaran fleksibel.
Acara berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga selesai dengan suasana kolaboratif dan penuh optimisme.
TANG SP

Komentar via Facebook