Pemerintah Kecamatan Kotabaru Gelar Salat Istisqa, Berikhtiar Memohon Turunnya Rahmat dan Keberkahan



JURNAL PPWI KARAWANG - 

KARAWANG – Pemerintah Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan, keberkahan, serta rahmat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMK Muhammadiyah 2 Cikampek, Rabu (7/10/2026), dengan diikuti unsur Muspika Kecamatan Kotabaru, jajaran pemerintahan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat (Sekcam) Kotabaru Elfan Yanuar Assidiq, S.Si., MM., yang mewakili Camat Kotabaru. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Kotabaru H.D. Munawar Abdul Hakim, jajaran Puskesmas Kecamatan Kotabaru, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Cikampek, Ketua PCM Muhammadiyah Cikampek beserta jajaran, MUI Kecamatan Kotabaru, SPPG, kepala desa beserta jajaran, Satpel KB, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sekcam Kotabaru Elfan Yanuar Assidiq mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Karawang saat pelaksanaan Salat Istisqa di Plaza Pemda Karawang.

“Salat Istisqa kali ini menindaklanjuti arahan Pak Bupati pada saat Salat Istisqa hari Jumat di Pemda Karawang, di Plaza Pemda. Arahan Pak Bupati rencananya dilaksanakan hari Senin, tetapi karena hari Senin kita ada pelantikan P3K, kita geser ke hari Rabu,” ujar Elfan.

Menurutnya, pelaksanaan pada Rabu dipilih karena menyesuaikan agenda kegiatan pemerintah kecamatan. Selain itu, terdapat surat edaran dari Kementerian Agama Kabupaten Karawang mengenai pelaksanaan Salat Istisqa secara serentak di setiap kecamatan.

“Karena memang dampaknya sudah lumayan dari kemarau ini, dan ada beberapa daerah yang mengalami kekeringan, terutama di daerah-daerah pesisir sebelah sana,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan dan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, dengan Salat Istisqa ini yang pertama kita diberi keberkahan. Mungkin bukan hanya lewat hujan, tetapi juga lewat apa yang disampaikan oleh khatib tadi, yang membawa kerahmatan dalam kehidupan bagi warga masyarakat di Kotabaru ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kotabaru H.D. Munawar Abdul Hakim menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar manusia untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.

“Salat Istisqa adalah sebuah ikhtiar bagi kita manusia mengetuk pintu langit untuk mencurahkan keberkahan, karena memang kita, terutama Karawang, ada saudara-saudara kita dan sahabat lingkungan wilayah yang kekurangan air,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui pelaksanaan Salat Istisqa secara bersama-sama, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk memohon ampunan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Oleh karena itu, dengan bersama-sama Salat Istisqa, Kotabaru ini berikhtiar. Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa kita dan memberikan keberkahan, menurunkan rahmat, serta menjadikan kita khususnya Kotabaru dan Karawang menjadi wilayah yang penuh dengan keberkahan,” pungkasnya.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut menjadi momentum kebersamaan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dalam menghadapi dampak musim kemarau. Selain sebagai ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan air.

 

TANG SP