Minggon Kecamatan Cikampek Digelar di Situ Kamojing, Bahas Pilkades, Karhutla hingga Abu Vulkanik



JURNAL PPWI KARAWANG - 

KARAWANG — Rapat Minggon tingkat Kecamatan Cikampek kali ini berlangsung berbeda. Tidak digelar di kantor kecamatan, kegiatan yang dipimpin Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH., PP., MM. tersebut dilaksanakan di kawasan wisata Situ Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri Sekcam Cikampek H. Ari Maulana, SKM., MM., jajaran Kecamatan Cikampek, perwakilan Polsek Cikampek Aipda Indra Herawan, S.H., sejumlah kepala desa, UPTD, BPBD, Katana Rescue, Dishub, BPJS Ketenagakerjaan, pendamping UMKM, Karang Taruna serta unsur terkait lainnya.

Minggon tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan berbagai agenda di wilayah Kecamatan Cikampek, termasuk rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393, tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, serta pembahasan sejumlah persoalan yang menyangkut keamanan, kebencanaan, kesehatan, pertanian dan perekonomian masyarakat.

Persiapan Mancing Gratis di Situ Kamojing

Dalam arahannya, Camat Cikampek menyampaikan bahwa pelaksanaan Minggon di Desa Kamojing berkaitan dengan persiapan kegiatan mancing gratis dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.

Khusus di Situ Kamojing, panitia menyiapkan sekitar 6 kuintal ikan yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut. Selain Situ Kamojing, kegiatan mancing gratis juga direncanakan berlangsung di Jembatan Irigasi Sumur Bandung, Dawuan Timur.

Selain itu, rangkaian Hari Jadi Karawang juga akan diisi dengan Job Fair yang menyediakan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan, Karawang Mengaji, acara Dewa 19, Pasanggiri Mojang Jajaka, Bupati Karawang Menyapa, apel besar serta Helaran Budaya.

“Informasi mengenai kegiatan Hari Jadi Kabupaten Karawang harus terus disampaikan kepada masyarakat, termasuk informasi Job Fair dan berbagai kegiatan lainnya,” demikian poin arahan Camat dalam rapat tersebut.

Tahapan Pilkades Mulai Berjalan

Pembahasan penting lainnya adalah tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Karawang Tahun 2026.

Camat menyampaikan bahwa Pantarlih telah terbentuk. Selanjutnya, Kecamatan Cikampek akan menyusun jadwal tim monitoring untuk memantau proses pencocokan dan penelitian (coklit).

Persoalan pemilih pemula juga menjadi perhatian. Dari sekitar 125 pemilih pemula, baru sekitar 40 orang yang hadir dalam proses yang telah berjalan.

Bagi pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP, Kecamatan Cikampek akan berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk melaksanakan kegiatan jemput bola di desa.

Untuk sementara, agenda perekaman dijadwalkan pada 11 September 2026 di Desa Cikampek Timur, kemudian 18 September 2026 di Desa Kalihurip.

Sementara itu, proses pengisian anggota BPD disebut telah berjalan dengan baik dan tertib administrasi. Pelantikan anggota BPD direncanakan pada 4 atau 5 Oktober 2026, namun pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Polisi Ingatkan Ancaman Kebakaran dan Kejahatan

Perwakilan Polsek Cikampek, Aipda Indra Herawan, S.H., menyampaikan permohonan maaf karena Kapolsek Cikampek berhalangan hadir.

Dalam penyampaiannya, Polsek mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama memasuki musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun material kering secara sembarangan karena api dapat dengan cepat merambat ke lahan di sekitarnya.

“Jangan melakukan pembakaran secara sembarangan. Di musim kemarau seperti sekarang, lahan kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat menyebar,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam forum Minggon.

Selain kebakaran, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi perhatian.

Masih adanya laporan kehilangan kendaraan bermotor membuat kegiatan ronda dan siskamling di lingkungan masyarakat dinilai perlu kembali digalakkan.

Polsek juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap transaksi jual beli secara daring, termasuk pembelian kendaraan bermotor melalui sistem Cash on Delivery (COD).

Masyarakat diminta tidak mudah tergiur harga murah dan wajib memastikan keabsahan STNK, BPKB serta identitas kendaraan sebelum melakukan transaksi.

Waspada Abu Vulkanik

Persoalan kebencanaan juga menjadi salah satu topik yang dibahas.

Pasca adanya aktivitas vulkanik yang berdampak pada munculnya abu vulkanik di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Puskesmas Cikampek menjelaskan bahwa paparan abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan kesehatan, mulai dari flu, batuk, iritasi saluran pernapasan hingga sesak napas.

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan abu dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Kalau keluhan masih ringan, segera mendapatkan pengobatan. Tetapi apabila kondisi semakin berat, masyarakat diharapkan segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” disampaikan dalam forum tersebut.

BPBD juga mengimbau masyarakat menggunakan masker sebagai perlindungan apabila terjadi paparan abu vulkanik.

Kebakaran Lahan Jadi Perhatian Bersama

Ancaman kebakaran lahan tidak luput dari pembahasan. BPBD menyebut musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, khususnya akibat pembakaran sampah dan material kering.

Linmas di masing-masing desa juga diharapkan dapat dilibatkan dalam upaya penanggulangan bencana.

Koordinasi penanganan kebencanaan dapat dilakukan melalui Kecamatan Cikampek dan Katana Rescue agar respons terhadap kejadian di lapangan dapat dilakukan lebih cepat.

Petani Diminta Tidak Membakar Jerami

Dari UPTD Pertanian, masyarakat khususnya petani juga mendapat sejumlah informasi penting.

Petani diimbau tidak membakar jerami di lahan sawah sebagai langkah antisipasi kebakaran.

Selain itu, petani yang mengalami perubahan atau penambahan luas lahan dapat melakukan pemutakhiran data untuk memperoleh pupuk bersubsidi. Pendaftaran disebut dibuka hingga 30 September 2026, dengan persyaratan KTP, KK dan SPPT.

Batas lahan yang memperoleh pupuk bersubsidi maksimal 2 hektare per petani.

UPTD Pertanian juga menyampaikan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang memberikan perlindungan terhadap risiko gagal panen, termasuk akibat banjir maupun bencana lainnya.

Data Stunting Cikampek Capai Sekitar 122 Kasus

Dari sektor kesehatan, Puskesmas Cikampek menyampaikan data sementara hasil penarikan data bulan Agustus. Tercatat sekitar 122 balita masuk dalam pemantauan stunting di wilayah Kecamatan Cikampek.

Desa Cikampek Barat menjadi wilayah dengan jumlah data sementara paling tinggi, yakni 41 kasus, disusul Dawuan Timur 14, Dawuan Barat 14 dan Dawuan Tengah 13.

Puskesmas juga menekankan pentingnya Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui Posyandu yang kini tidak hanya diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita, tetapi mencakup seluruh kelompok usia.

Pemantauan hipertensi dan diabetes juga terus dilakukan karena kunjungan masyarakat dengan keluhan maupun kondisi tersebut masih cukup tinggi.

UMKM Didorong Naik Kelas

Sektor UMKM turut mendapat perhatian dalam rapat Minggon.

Pendamping UMKM menyampaikan bahwa fasilitasi pembuatan QRIS dan sertifikasi halal melalui Halal Center telah dilakukan bagi pelaku UMKM.

Legalitas produk dinilai penting untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pemasaran.

Para pelaku UMKM juga akan dilibatkan dalam kegiatan Bupati Menyapa, sehingga momentum tersebut diharapkan dapat menjadi ruang promosi produk lokal.

BPJS Ketenagakerjaan Soroti Perlindungan Kepala Desa hingga Pekerja Rentan

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan mendorong agar kepala desa, perangkat desa, RT/RW dan Linmas yang belum terdaftar dapat segera mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan.

Perlindungan tersebut dinilai penting karena mereka kerap menjalankan tugas kemasyarakatan yang memiliki risiko kecelakaan kerja.

BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk petani dan pekerja informal yang belum terdaftar sebagai peserta.

Dalam forum tersebut disampaikan bahwa manfaat perlindungan dapat mencapai sekitar Rp118 juta, serta terdapat manfaat beasiswa untuk dua anak sesuai ketentuan program.

Cikampek Raih Juara 1 Video Instagram

Di tengah berbagai pembahasan, Kecamatan Cikampek juga membawa kabar menggembirakan.

Kecamatan Cikampek berhasil meraih Juara 1 Video Instagram sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi dalam menyampaikan hasil kreativitas HUT RI ke-81.

Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa selain menjalankan pelayanan pemerintahan dan pembangunan, kreativitas masyarakat serta aparatur di tingkat kecamatan juga mendapat ruang untuk berkembang.

Rapat Minggon kemudian menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk memastikan berbagai agenda dan persoalan di Kecamatan Cikampek dapat ditangani secara bersama-sama.

Mulai dari persiapan Hari Jadi Karawang, tahapan Pilkades, keamanan lingkungan, ancaman kebakaran, kesehatan masyarakat, pertanian, UMKM hingga perlindungan pekerja, seluruh unsur diharapkan terus memperkuat koordinasi demi pelayanan yang semakindekat dengan masyarakat.

 

TANG SP