Satu Gol, Sejuta Doa untuk Pak Dodo”, 12 Tim Ramaikan Laga Amal di Dauwan Timur Cikampek



JURNAL PPWI KARAWANG - 

KARAWANG – Semangat kepedulian dan persaudaraan ditunjukkan para pecinta sepak bola di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Sebanyak 12 tim ambil bagian dalam Laga Amal Donasi untuk Pak Dodo, Legend Komentator Cikampek, yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sumur Bandung, Dusun 3, Desa Dauwan Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Minggu 30/8/2026.

Mengusung tema “Satu Gol, Sejuta Doa untuk Pak Dodo”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap Pak Dodo, sosok yang dikenal sebagai salah satu komentator sepak bola yang cukup familiar di kalangan masyarakat Cikampek.

Laga amal tersebut diikuti 12 tim yang terbagi dalam empat grup. Antusiasme para pemain dan masyarakat terlihat sejak kegiatan berlangsung. Pertandingan menjadi semakin bermakna karena seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk menggalang donasi yang nantinya akan diserahkan langsung kepada Pak Dodo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH., PP., MM., Anggota Dewan Fraksi PKS Ahmad Sopian Junaedi Putra, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikampek Datar, bersama para pecinta sepak bola dan masyarakat sekitar.

Camat Cikampek Adi Firmansyah menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan laga amal tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Tentunya kami sangat mendukung sekali dari kecamatan. Kami mengirimkan tim Muspika Kecamatan untuk ikut hadir dalam laga amal ini. Mudah-mudahan dengan laga amal ini silaturahminya dapat, olahraganya dapat, dan kepedulian sosial kita pun dapat,” ujar Adi Firmansyah.

Ia menjelaskan, laga amal tersebut secara khusus digelar untuk membantu Pak Dodo yang saat ini sedang mengalami sakit.

“Intinya untuk laga amal ini kita akan donasikan kepada Pak Dodo, yang mana Pak Dodo ini sedang sakit. Pak Dodo ini adalah legend komentator sepak bola yang terkenal di Kecamatan Cikampek ini,” katanya.

Adi berharap dukungan yang diberikan melalui kegiatan tersebut dapat membantu meringankan beban Pak Dodo serta menjadi doa bersama agar segera diberikan kesembuhan.

“Semoga dengan laga amal ini dapat sedikit membantu Pak Dodo dan mudah-mudahan Pak Dodo diangkat penyakitnya, disehatkan kembali sehingga bisa beraktivitas seperti sediakala,” ungkapnya.

Selain sisi sosial, menurut Adi, sepak bola memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan masyarakat. Dengan melibatkan banyak pemain dan komunitas, olahraga tersebut dinilai mampu menjadi ruang bertemunya berbagai kalangan.

“Harapannya tentunya dengan sepak bola ini kan olahraga yang sangat familiar di kalangan masyarakat. Sportivitasnya pun sangat tinggi, antusiasnya pun sangat tinggi,” tuturnya.

Ia juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan semangat bulan kemerdekaan. Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu media untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.

“Kita masih di bulan Agustus, bulan kemerdekaan. Menguatkan persatuan-kesatuan melalui sepak bola ini,” tambahnya.

Dorong Regenerasi Sepak Bola Cikampek

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan tokoh sepak bola Cikampek, Asep Asdan. Ia mengapresiasi panitia yang telah menggagas kegiatan amal sekaligus berharap momentum tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola di Cikampek dan Kabupaten Karawang.

“Terima kasih kepada panitia yang menyelenggarakan donasi untuk kesembuhan tokoh masyarakat sepak bola Cikampek, yaitu Pak Dodo sebagai reporter. Dengan kegiatan ini mudah-mudahan bisa memajukan persepakbolaan di lingkungan, khususnya,” ujar Asep.

Asep juga menyoroti pentingnya regenerasi pemain dan keberlanjutan kompetisi sepak bola di Kabupaten Karawang.

Menurutnya, kegiatan seperti laga amal tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kompetisi sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memberikan buat regenerasi, biar kompetisi ini bisa berlanjut sampai ke jenjang yang lebih jauh lagi, biar regenerasi bisa memberikan partisipasi untuk Kabupaten Karawang nanti,” katanya.

Ia berharap kompetisi sepak bola di Kabupaten Karawang dapat kembali digulirkan secara berkelanjutan dan memberikan kesempatan lebih luas bagi para pemain muda.

“Untuk Kabupaten Karawang mudah-mudahan kompetisinya bisa dijalankan, digulirkan kembali seperti dulu Divisi 1 atau Divisi 2. Untuk program Kabupaten Karawang maju, olahraga sepak bola minta digulirkan kembali,” pungkas Asep.

Bukan Sekadar Pertandingan

Laga Amal “Satu Gol, Sejuta Doa untuk Pak Dodo” menjadi bukti bahwa sepak bola tidak hanya berbicara mengenai skor dan kemenangan. Di balik pertandingan, terdapat semangat gotong royong, solidaritas, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dengan hadirnya 12 tim dan dukungan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi Pak Dodo sekaligus menjadi pemantik semangat untuk kembali menghidupkan kompetisi sepak bola di tingkat lokal.

Hasil donasi dari kegiatan tersebut selanjutnya akan diserahkan langsung kepada Pak Dodo, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian dari keluarga besar pecinta sepak bola Cikampek.

Satu gol mungkin hanya mengubah skor di papan pertandingan. Namun melalui laga amal ini, setiap gol diharapkan menjadi bagian dari doa dan kepedulian untuk kesembuhan Pak Dodo, Legend Komentator Cikampek.

 

TANG SP