Minggon Keliling Cikampek Digelar di Dawuan Timur, Camat Tekankan Pendataan Penduduk dan Kamtibmas



JURNAL PPWI KARAWANG - 

Pemerintah Kecamatan Cikampek menggelar kegiatan minggon keliling yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Dawuan Timur, Selasa (28/4/2026). 

Kegiatan ini dihadiri Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH.,M.M., Sekcam Ari Maulana,SKM.,M.M.,Kepala Desa Dawuan Timur Tatang Somantri, unsur Polsek, Koramil, serta perwakilan desa dan instansi terkait se-Kecamatan Cikampek.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Dawuan Timur memperkenalkan Camat Cikampek yang baru kepada para peserta rapat. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keamanan wilayah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengaktifkan ronda, serta menghindari aktivitas yang meresahkan seperti tawuran dan peredaran obat terlarang,” ujar Tatang.

Selain itu, pihak desa juga menyampaikan kondisi anggaran Dana Desa yang mengalami penurunan signifikan dari sekitar Rp1,3 miliar menjadi Rp373 juta. Di sektor kesehatan, kegiatan fogging dan ketersediaan obat-obatan disebut telah dipersiapkan untuk mengantisipasi penyakit musiman.

Dari unsur kepolisian, perwakilan Polsek Cikampek, Bripka Ega Permana, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan (kamtibmas).

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan. Jika ada gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan 110 atau kanal resmi Polsek,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Cikampek Adi Firmansyah menyoroti pentingnya pendataan penduduk non permanen sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Karawang. Ia meminta seluruh RT dan RW segera melakukan pendataan secara akurat.

“Pendataan penduduk non permanen harus segera ditindaklanjuti. Jika ada kendala di lapangan, pihak kecamatan bersama TNI-Polri siap melakukan pendampingan,” kata Adi.

Dari sektor kesehatan, UPTD Puskesmas Cikampek mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu. 

Program pemberian makanan tambahan (PMT) dan layanan kesehatan gratis juga tengah dipersiapkan.

“Kami mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini cuaca tidak menentu dan sudah ada kasus DBD yang menyebabkan korban meninggal,” ungkap perwakilan Puskesmas.

Dalam sesi diskusi, masyarakat juga menyoroti berbagai persoalan administratif, seperti pengurusan domisili, SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga bangunan di atas saluran air. Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa SPPT bukan bukti kepemilikan tanah, melainkan kewajiban pajak kepada negara.

Sekretaris Kecamatan turut mengingatkan pentingnya pelaporan warga pendatang oleh RT dan RW, serta penerapan gerakan 3M untuk mencegah penyakit. 

Selain itu, capaian pembayaran PBB Kecamatan Cikampek saat ini berada di peringkat ke-10 se-Kabupaten Karawang, dengan realisasi di Desa Dawuan Timur baru mencapai 5 persen dari target Rp800 juta.

Kegiatan minggon ini diharapkan menjadi wadah koordinasi rutin antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di wilayahKecamatan Cikampek.

TANG SP