Warga Cikampek Timur Antusias Ikuti Pelatihan Damkar, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Risiko Kebakaran
JURNAL PPWI KARAWANG -
Karawang, - Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran terus digencarkan di wilayah Cikampek Timur.
Melalui kegiatan pelatihan dan arahan pemadam kebakaran yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) pukul 09.00 WIB, warga mendapatkan edukasi langsung terkait penanganan dini kebakaran.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Blok B, Perumahan Kebon Kembang RT 005 RW 010, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Cikampek Timur Bambang Prayitno, Babinsa Serka Dayat, relawan Katana Rescue, perangkat desa, serta para Ketua RT/RW dan warga setempat.
Petugas Pemadam Kebakaran dari Mako Karawang, Anto/Suharyanto dan Mahfudin, turut memberikan materi sekaligus simulasi penanganan kebakaran secara langsung di lapangan.
Sekretaris Desa Cikampek Timur, Bambang Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mitigasi bencana yang penting, mengingat wilayahnya termasuk padat penduduk dan rawan kebakaran.
“Kebakaran itu bahaya yang paling nyata dan bisa terjadi kapan saja. Masyarakat adalah pihak pertama yang menghadapi bencana, sehingga harus dibekali pengetahuan dasar penanganannya,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, sosialisasi ini juga menjadi langkah awal untuk memperluas edukasi ke dusun-dusun lainnya di wilayah Cikampek Timur.
“Ke depan, kegiatan mitigasi bencana ini akan terus kita lakukan secara bertahap di setiap dusun agar seluruh warga memiliki kesiapsiagaan yang sama,” tambahnya.
Sementara itu, Babinsa Cikampek Timur Serka Dayat mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah warga sangat antusias, terutama saat praktik langsung. Ini menjadi bekal penting untuk mengantisipasi kebakaran di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari pengenalan potensi bahaya kebakaran, cara pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi penanganan awal kebakaran.
Petugas Damkar, Anto/Suharyanto, menjelaskan bahwa kebakaran rumah tangga seringkali dapat ditangani dengan cara sederhana jika masyarakat memahami teknik dasar.
“Kita sosialisasikan cara penanganan kebakaran, termasuk kebocoran gas, menggunakan alat sederhana seperti handuk basah atau karung goni, hingga penggunaan APAR,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga.
“Harapan kami, masyarakat lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah maupun menggunakan peralatan listrik, sehingga risiko kebakaran bisa diminimalisir,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Cikampek Timur semakin siap, tanggap, dan sigap dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan terlindungi.
“Keselamatan kita adalah tanggung jawab bersama.”
TANG SP

Komentar via Facebook