Aksi Nyata Hari Lingkungan Hidup Nasional, Camat Cikampek Pimpin Susur Sungai Ciparage Pasca Banjir
JURNAL PPWI KARAWANG -
Karawang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, Pemerintah Kecamatan Cikampek menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan melakukan kegiatan susur sungai dan gotong royong pembersihan aliran Sungai Ciparage yang melintasi wilayah Kalihurip dan Desa Dawuan Tengah, Kabupaten Karawang, Minggu (11/01/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Camat Cikampek Adi Firmansyah, SH., MM. bersama jajaran, serta melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Satgas BPBD Kecamatan Cikampek, relawan Katana Rescue, dan masyarakat sekitar.
Aksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pasca hujan deras yang mengguyur wilayah Cikampek pada Jumat sore, yang mengakibatkan peningkatan debit air dan banjir di aliran irigasi Sungai Ciparage, khususnya pada jalur aliran Poponcol, Desa Dawuan Tengah.
Camat Cikampek Adi Firmansyah menjelaskan, kegiatan susur sungai ini bertujuan untuk melakukan asesmen langsung di lapangan, sekaligus memetakan titik-titik penyumbatan yang diduga menjadi penyebab banjir.
“Hari ini kita melakukan kegiatan susur aliran air Ciparage. Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 28 dan 9 Januari, terjadi peningkatan debit air yang dimungkinkan akibat penumpukan sampah,” ujar Adi Firmansyah.
Ia menambahkan, dari hasil penelusuran tersebut, pihaknya akan melakukan pemetaan menyeluruh untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Kita petakan semua salurannya agar diketahui titik-titik mana yang menjadi penyumbatan. Dari situ, kita bisa mengetahui akar masalahnya dan menentukan solusi penanganan ke depannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Adi Firmansyah juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai.
“Warga Cikampek jangan buang sampah ke saluran air. Pencegahan banjir ini tugas kita bersama. Percuma kalau penanganan dilakukan, tapi tidak ada kolaborasi dari semua pihak,” tegasnya.
Sementara itu, Darmawan, perwakilan Katana Rescue sekaligus Satgas BPBD Kecamatan Cikampek, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah banjir kembali terjadi.
“Hari ini kami dari BPBD dan Katana Rescue melakukan susur sungai untuk mengantisipasi titik-titik yang menyebabkan banjir, khususnya di wilayah Dawuan Tengah Poponcol,” kata Darmawan.
Menurutnya, kondisi cuaca yang sudah bersahabat sangat mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Mudah-mudahan dari kegiatan ini bisa ditemukan solusi ke depan untuk antisipasi banjir. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami laporkan kembali,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Cikampek berharap tercipta sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalisir risiko bencana banjir di wilayah tersebut.
TANG SP.

Komentar via Facebook